MK Jawab Kans JK Maju Kembali Cawapres

PENAPESIAR — Kans Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla maju kembali sebagai wakil presiden ditegaskan Mahkamah Konstitusi (MK) tertutup. Juru Bicara MK, Fajar Laksono menyebutkan, Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur soal presiden dan wakil presiden sudah jelas dan jangan dibuat remang-remang.

Karena itu, Jusuf Kalla tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Ia bisa mengikuti pemilu apabila mencalonkan diri sebagai presiden. “Pasal 7 kan sudah jelas, apalagi yang jelas-jelas itu jangan dibuat remang-remang lah,” ungkap Fajar di Jakarta, Rabu (28/2).

Fajar menjelaskan, presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun. Sesudahnya, mereka dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Menurutnya, itu sangat jelas diatur sie dalam UUD 1945.

Fajar menambahkan, pada UU Pemilu juga mengatur dalam Pasal 169 huruf n. Salah satu syarat menjadi presiden atau wakil presiden adalah belum pernah menjabat sebagai presiden atau wakil presiden selama dua kali masa jabatan. “Karena itu diturunkan dari Pasal 7 UUD 1945. Clear sebetulnya. Tapi ya silakan kalau mau berperkara ke MK meminta sesuatu yang sudah jelas, ya monggo saja. MK akan proses,” jelasnya.

Belakangan diketahui, PDIP masih menginginkan Jusuf Kalla menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019. Namun, kenginan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu terbentur Pasal 7 UUD 1945. (bs/) Brice Butler Womens Jersey